Kembali ke Blog

Membangun High Availability Database dengan PostgreSQL 16

Dalam proyek-proyek berskala nasional, database adalah jantung dari sistem. Downtime beberapa menit saja bisa berdampak pada jutaan pengguna. Artikel ini membahas bagaimana kami membangun infrastruktur database yang dapat diandalkan menggunakan PostgreSQL 16.

Mengapa PostgreSQL 16?

PostgreSQL 16 membawa banyak peningkatan performa, termasuk parallel query yang lebih baik, logical replication yang lebih fleksibel, dan VACUUM yang lebih efisien. Fitur-fitur ini sangat penting untuk sistem skala nasional.

Arsitektur Active-Active Cluster

Berbeda dengan Active-Standby tradisional, Active-Active cluster memungkinkan semua node menerima read dan write operations. Ini meningkatkan throughput secara signifikan dan menghilangkan single point of failure.

Komponen Utama:
  • Patroni untuk cluster management
  • etcd untuk distributed consensus
  • PgBouncer untuk connection pooling
  • HAProxy untuk load balancing

Monitoring dan Alerting

Kami menggunakan kombinasi pg_stat_monitor, Prometheus, dan Grafana untuk monitoring real-time. Alert rules dikonfigurasi untuk memberikan early warning sebelum masalah menjadi kritikal.

Backup Strategy

Point-in-Time Recovery (PITR) adalah fitur yang wajib diaktifkan. Kami menggunakan pgBackRest dengan policy backup harian dan WAL archiving ke object storage untuk disaster recovery.

Share: